1. CP/ ATP Pemrograman Multimedia

Capaian Pembelajaran (CP) Pemrograman Multimedia Kelas XII SMK

Fase F (Elemen Umum Bidang Keahlian: Desain Komunikasi Visual dan Multimedia)
Pada akhir fase F, peserta didik mampu mengimplementasikan, menguji, dan mengevaluasi program multimedia interaktif. Peserta didik juga mampu membuat prototipe aplikasi multimedia, mengintegrasikan berbagai elemen media (audio, video, animasi, grafis, teks) secara sinkron dan interaktif, serta menerapkan prinsip desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang efektif. Selain itu, peserta didik mampu mengelola proyek pengembangan multimedia secara kolaboratif dengan memperhatikan standar industri dan etika profesi.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Pemrograman Multimedia Kelas XII SMK

A. Elemen: Pengembangan Aplikasi Multimedia Interaktif

Tujuan Pembelajaran: 

1. Peserta didik mampu menganalisis kebutuhan pengguna dan spesifikasi teknis untuk pengembangan aplikasi multimedia interaktif.

Indikator:
  • Mengidentifikasi target audiens dan tujuan aplikasi.
  • Menentukan fitur-fitur interaktif yang relevan.
  • Menganalisis kebutuhan hardware dan software yang diperlukan.
2. Peserta didik mampu merancang arsitektur dan alur navigasi aplikasi multimedia interaktif.

Indikator:
  • Membuat flowchart atau storyboard untuk alur aplikasi.
  • Mendesain tata letak antarmuka pengguna (UI) dasar (wireframe).
  • Menentukan skema interaksi pengguna (misalnya, klik, drag-and-drop).
3. Peserta didik mampu mengembangkan komponen multimedia interaktif menggunakan bahasa pemrograman dan tools yang relevan.

Indikator:
  • Mengimplementasikan fungsi-fungsi interaktif dasar (misalnya, tombol, slider, input teks).
  • Mengintegrasikan media (gambar, audio, video) ke dalam aplikasi.
  • Menerapkan scripting atau kode untuk logika interaksi.
  • Peserta didik mampu menguji fungsionalitas dan usabilitas aplikasi multimedia interaktif.
Indikator:
  • Melakukan pengujian black-box dan white-box sederhana.
  • Mengidentifikasi dan memperbaiki bug atau error.
  • Mengumpulkan feedback dari pengguna dan mengidentifikasi area perbaikan usabilitas.
B. Elemen: Integrasi dan Sinkronisasi Media

Tujuan Pembelajaran: 

1. Peserta didik mampu mengintegrasikan berbagai format media (audio, video, gambar, animasi) ke dalam satu proyek multimedia.

Indikator:
  • Memilih format media yang sesuai untuk platform target.
  • Mengimpor dan mengatur aset media dalam project environment.
  • Melakukan konversi format jika diperlukan.
2. Peserta didik mampu melakukan sinkronisasi antar elemen audio, video, dan animasi dalam timeline multimedia.

Indikator:
  • Mengatur timing dan durasi setiap elemen media.
  • Menerapkan efek transisi dan keyframes untuk animasi.
  • Memastikan audio sesuai dengan visual.
3. Peserta didik mampu mengoptimalkan aset media untuk kinerja aplikasi yang optimal.

Indikator:
  • Mengompresi ukuran file media tanpa mengurangi kualitas signifikan.
  • Mengelola resolusi dan bitrate media.
  • Menerapkan teknik lazy loading atau streaming untuk media berukuran besar.
C. Elemen: Desain Antarmuka Pengguna (UI) dan Pengalaman Pengguna (UX)

Tujuan Pembelajaran: 

1. Peserta didik mampu menerapkan prinsip-prinsip desain UI/UX dalam pengembangan aplikasi multimedia.

Indikator:
  • Menerapkan prinsip konsistensi, feedback, dan affordance.
  • Menggunakan hierarki visual dan tipografi yang efektif.
  • Mempertimbangkan aksesibilitas bagi pengguna dengan kebutuhan khusus.

2. Peserta didik mampu membuat prototipe UI/UX yang interaktif.

Indikator:
  • Menggunakan tools prototyping (misalnya, Figma, Adobe XD) untuk membuat prototipe.
  • Mensimulasikan alur interaksi pengguna pada prototipe.
  • Melakukan user testing sederhana terhadap prototipe.
3. Peserta didik mampu mengevaluasi dan merevisi desain UI/UX berdasarkan feedback pengguna.

Indikator:
  • Menganalisis hasil user testing dan feedback.
  • Melakukan iterasi desain berdasarkan temuan.
  • Membuat laporan evaluasi desain.

D. Elemen: Proyek dan Etika Profesional

Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik mampu merencanakan dan mengelola proyek pengembangan multimedia secara kolaboratif.

Indikator:
  • Membuat jadwal proyek dan pembagian tugas.
  • Menggunakan tools kolaborasi (misalnya, Trello, Git).
  • Melakukan review dan koordinasi antar anggota tim.
2. Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan standar industri dalam pengembangan multimedia.

Indikator:
  • Memahami format file standar dan best practice pengembangan.
  • Menerapkan coding convention yang baik.
  • Mematuhi pedoman keamanan data multimedia.
3. Peserta didik mampu memahami dan menerapkan etika profesi dalam bidang multimedia.

Indikator:
  • Memahami isu hak cipta dan lisensi penggunaan media.
  • Menjaga privasi data pengguna.
  • Menghindari plagiarisme dan konten yang tidak pantas.

Comments