7. Membuat Iklan Layanan

Buatlah iklan layanan cara melihat biaya pajak di STNK:
Untuk melihat biaya pajak di STNK, perhatikan bagian belakang STNKDi sana akan terdapat informasi mengenai rincian pajak kendaraan bermotor (PKB), SWDKLLJ, dan biaya administrasi lainnya yang harus dibayar. 
Berikut langkah-langkahnya:
  1. 1. Ambil STNK kendaraan Anda. 
  2. 2. Buka bagian belakang STNK. 
  3. 3. Cari tabel atau kolom yang mencantumkan informasi pajak kendaraan. Biasanya ada kolom yang berjudul "Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran" atau semacamnya. 
  4. 4. Perhatikan kolom "Jumlah yang Harus Dibayar (Rupiah)" atau sejenisnya. Di kolom ini, Anda akan menemukan rincian biaya pajak yang harus dibayarkan. 
Komponen yang biasanya tertera dalam rincian tersebut antara lain: 


  • a. PKB (Pajak Kendaraan Bermotor): Pajak utama kendaraan. 
  • b. SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan): Iuran untuk dana kecelakaan lalu lintas.
  • cOpsen pajak kendaraan penting karena merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang mendukung pembangunan dan pelayanan publik. Dengan adanya opsen pajak, pemerintah daerah dapat meningkatkan penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) secara lebih efisien.
  • Jumlahkan a, b dan c, agar kita mngetahui jumlah pajak yang harus yang harus kita bayar

  • Jika ditanyakan: berapakah denda yang harus saya bayarkan?
  • Ketentuan denda:
  • Terlambat 1 hari tidak dikenakan denda. Terlambat 2 hari hingga 1 bulan: Denda = PKB x 25% + SWDKLLJ. 2 bulan: Denda = PKB x 25% x 2/12 + SWDKLLJ. 6 bulan: Denda = PKB x 25% x 6/12 + SWDKLLJ

  • Selamat mengerjakan

Comments