16. Analisis Uji Korelasi
Pada semua kejadian, pasti ada faktor yang menyebabkan terjadinya kejadian-kejadian tersebut. Misalnya menaiknya tekanan darah mungkin karena berat badan bertambah atau menaiknya harga bahan makanan mungkin karena kenaikan harga minyak. Hal ini menunjukkan adanya hubungan (korelasi) antara kejadian satu dengan kejadian lainnya. Kejadian itu dapat dinyatakan dengan perubahan nilai variabel. Misalnya, jika X = variabel harga, maka naik turunnya harga dapat dinyatakan dengan perubahan nilai X.
Korelasi Data Kuantitatif
Koefisien Korelasi dan Kegunaannya
Hubungan dua variabel ada yang positif dan negatif. Hubungan X dan Y dikatakan positif apabila kenaikan (penurunan) X pada umumnya diikuti oleh kenaikan (penurunan) Y. Sebaliknya dikatakan negatif bila kenaikan (penurunan) X pada umumnya diikuti oleh penurunan (kenaikan) Y. Kuat dan tidaknya hubungan antara X dan Y apabila dinyatakan dengan fungsi linear (paling tidak mendekati), diukur dengan suatu nilai yang disebut Koefisien Korelasi, dinotasikan dengan r dengan
Latihan Soal:
Comments
Post a Comment