4. Relasi dan Fungsi

Sebelum masuk ke bahasan berikut, simak kembali materi berikut:

1. Matrik

2. Himpunan:

3. Fungsi


A. Matriks

Matriks, relasi; sifat-sifat relasi; representasi relasi; operasi relasi; relasi n-ary; relasi kesetaraan; relasi pengurutan parsial; fungsi; operasi fungsi; fungsi-fungsi khusus; fungsi rekursif.

1. Matriks




2. Beberapa  Jenis Matriks Khusus (1)




3. Beberapa Jenis Matriks Khusus (2)




B. Relasi

Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu aturan yang menghubungkan/memasangkan anggota- anggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B. kata “menyukai” pada konteks di atas adalah contoh relasi. Mengapa? Karena kata “menyukai” dapat menghubungkan/memasangkan anggota-anggota himpunan A dan anggota-anggota himpunan B. Apakah terdapat relasi lain yang mungkin? Ya, selain dengan relasi “menyukai”, dua himpunan di atas dapat pula dihubungkan dengan relasi “memesan”, “menjual”, “memasak”, dst.




1. Definisi Relasi




2. Relasi pada Sebuah Himpunan




3. Diagram Panah



4. Tabel



5. Matriks



6. Graf Berarah (Relasi pada Sebuah Himpunan)



Contoh 1:

Diketahui dua himpunan, yakni himpunan A = {Ade, Budi, Cici, Dodo} dan himpunan B = {Soto, Sate,Bakso, Rawon}. Dari dua himpunan tersebut, ternyata diketahui bahwa :
  • Ade menyukai sate
  • Budi menyukai soto
  • Cici menyukai bakso
  • Dodo menyukai sate
  • Dodo menyukai rawon
1. Diagram panah 
Relasi pada contoh sebelumnya, yakni : Ade menyukai sate, Budi menyukasi soto, Cici menyukai bakso, Dodo menyukai sate, dan Dodo menyukai rawon, dapat dinyatakan dengan diagram panah sebagai berikut:

2. Himpunan pasangan berurutan 
Relasi pada contoh sebelumnya, dapat dinyatakan dengan himpunan pasangan berurutan sebagai berikut: {(Ade, Sate), (Budi, Soto), (Cici, Bakso), (Dodo, Sate), (Dodo, Rawon)} 3. Diagram Kartesius Relasi pada contoh sebelumnya, dapat dinyatakan pula dengan diagram kartesius sebagai berikut: 

3. Diagram Kartesius Relasi pada contoh sebelumnya, dapat dinyatakan pula dengan diagram kartesius sebagai berikut:

Contoh 2:
1. Relasi "Setengan dari", contohnya:

Latihan Soal 1
1. Tentukan tiga relasi yang mungkin yang dapat menghubungkan anggota-anggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B pada diagram panah berikut ini:

2. Diketahui diagram kartesius dari suatu relasi “menyukai warna” sebagai berikut

Tulislah relasi tersebut dalam bentuk himpunan pasangan berurutan.

3. Perhatikanlah diagram panah berikut.
Relasi apakah yang menyatakan hubungan antara himpunan A dengan himpunan B?

4. Relasi antara dua himpunan M dan N dinyatakan dengan himpunan pasangan berurutan berikut. {(1,4), (2,5), (3,6), (4,7), (5,8)}. Relasi apakah yang menyatakan hubungan antara himpunan M dengan himpunan N ? 

5. Relasi antara dua himpunan K dan L dinyatakan dengan himpunan pasangan berurutan berikut. {(2,8), (3,12), (4,16), (5,20), (6,24)}. Relasi apakah yang menyatakan hubungan antara himpunan K dengan himpunan L ?
 

C. Fungsi

1. Pengertian Fungsi (Pemetaan)

Fungsi atau pemetaan dari himpunan A ke himpunan B adalah relasi khusus yang menghubungkan/ memasangkan setiap anggota himpunan A ke tepat satu anggota himpunan B.
Sehingga, ciri-ciri fungsi adalah :
  • Anggota A memiliki pasangan semua
  • Anggota A pasangannya harus satu

Perhatikanlah himpunan pasangan berurutan berikut, mana saja yang termasuk fungsi (pemetaan) ?

*Catatan : perhatikan yang sebelah kiri, jika beda semua, maka merupakan fungsi 

  1. {(p, 3), (q, 4), (r, 5)} → {(p, 3), (q, 4), (r, 5)} → beda semua → fungsi
  2. {(1, 3), (2, 4), (3, 5)}   →  {(1, 3), (2, 4), (3, 5)} → beda semua   → fungsi
  3. {(p, 3), (q, 4), (p, 5)} → {(p, 3), (q, 4), (p, 5)} → ada yang sama (p punya 2 pasangan) → bukan fungsi
  4. {(1, 1), (2, 3), (3, 5)} →  {(1, 1), (2, 3), (3, 5)} → beda semua   → fungsi

2. Banyaknya fungsi (pemetaan) yang mungkin terjadi dari dua himpunan

Perhatikanlah dua contoh berikut.

1. Banyaknya fungsi yang mungkin terjadi dari himpunan A = {1, 2} ke himpunan B = {a, b}



Ternyata, banyak fungsi yang mungkin terjadi ada 4 kemungkinan.

2. Banyaknya fungsi yang mungkin terjadi dari himpunan A = {1, 2, 3} ke himpunan B = {a, b}


Ternyata, banyak fungsi yang mungkin terjadi ada 8 kemungkinan.

Dari contoh diatas dapat kita simpulkan bahwa:

Banyaknya fungsi (pemetaan) dari himpunan A  ke himpunan B  adalah :


Keterangan :
𝑎 adalah banyaknya anggota himpunan A
𝑏 adalah banyaknya anggota himpunan B

Latihan Soal 2
  1. Banyak fungsi/ pemetaan yang mungkin terjadi dari A ={8, 9} ke B = {2, 4, 6} adalah ..........
  2. Banyak pemetaan yang mungkin terjadi dari M = {8, 9, 11} ke N = {2, 4, 6, 8} adalah ..........
  3. Jika P = {1, 2, 3, 4, 5} dan Q = {𝑥|𝑥<5≤10,𝑥 bilangan ganjil}, banyaknya fungsi yang mungkin terjadi dari Q ke P adalah .........

3. Domain, Kodomain, dan Range suatu Fungsi

Perhatikanlah diagram panah suatu fungsi berikut!


Terdapat istilah dan penamaan pada fungsi sebagai konsep dasar dalam mempelajari fungsi, yaitu : 
• A = {a, b, c, d} disebut daerah asal (domain) 
• B = {1, 2, 3, 4} disebut daerah kawan (kodomain) 
• {1, 2, 4} disebut daerah hasil (range)

4. Notasi Fungsi dan Rumus Fungsi

Perhatikanlah contoh diagram panah dari fungsi f berikut:

Jika x adalah anggota himpunan A dan fungsi f memetakan setiap x anggota himpunan A ke anggota himpunan B, maka fungsi f disamping dapat dinotasikan dengan: 

dibaca “ fungsi 𝑓 memetakan 𝑥 ke 3𝑥 + 5 ” selanjutnya, 3𝑥 + 5 disebut dengan rumus fungsi, dituliskan dengan 𝑓(𝑥) = 3𝑥 + 5 

5. Nilai Fungsi

Bagaimanakah cara menemukan rumus fungsi rumus fungsi 𝑓(𝑥) = 3𝑥 + 5 ?

Perhatikan pembahasan berikut:
𝑥 adalah anggota himpunan A dan 𝑓(𝑥) = 3𝑥 + 5, maka : 
• Untuk 𝑥 = 0 diperoleh 𝑓(0) = 3.0 + 5 = 0 + 5 = 5 
• Untuk 𝑥 = 1 diperoleh 𝑓(1) = 3.1 + 5 = 3 + 5 = 8 
• Untuk 𝑥 = 2 diperoleh 𝑓(2) = 3.2 + 5 = 6 + 5 = 11 
• Untuk 𝑥 = 3 diperoleh 𝑓(3) = 3.3 + 5 = 9 + 5 = 14 
dan didapat nilai fungsi untuk 𝑥 = 0, 1, 2, 3 adalah 5, 8, 11, 14, yang nilai-nilai fungsi tersebut sesuai dengan contoh pada diagram panah.

Jadi, dengan menggunakan rumus fungsi, dapat diperoleh nilai fungsi untuk setiap nilai 𝑥 yang diberikan. Caranya dengan mengganti 𝑥 pada rumus fungsi tersebut dengan bilangan yang ditentukan.

Contoh :

1. Suatu fungsi 𝑓 memiliki rumus fungsi 𝑓(𝑥)=5𝑥+9. Nilai fungsi untuk 𝑥=2 adalah …
Jawab :
𝑓(𝑥)=5𝑥+9
Untuk 𝑥=2, diperoleh 𝑓(2)=5x2+9=10+9=19
Jadi, nilai fungsi untuk 𝑥=2 adalah 19

2. Jika 𝑓:𝑥⟶4𝑥−3, tentukanlah :
Rumus fungsinya
Nilai fungsi untuk 𝑥=7
Range, jika domain = {2, 4, 6}
Bayangan dari 20
Jawab :
a. Rumus fungsi 𝑓 adalah 𝑓(𝑥)=4𝑥−3
b. Untuk 𝑥=7, diperoleh 𝑓(7)=4x7−3=28−3=25
    Jadi, nilai fungsi untuk 𝑥=7 adalah 25
c. Domain = daerah asal = 𝑥 = {2, 4, 6}
Untuk 𝑥=2, diperoleh 𝑓(2)=4.2−3=8−3=5
Untuk 𝑥=4, diperoleh 𝑓(4)=4.4−3=16−3=13
Untuk 𝑥=6, diperoleh 𝑓(6)=4.6−3=24−3=21
Jadi, range = {5, 13, 21}

d. Banyangan dari 20, artinya 𝑥=20
Untuk 𝑥=20, diperoleh 𝑓(20)=4x20−3=80−3=77
Jadi, bayangan dari 20 adalah 77

3. Untuk fungsi 𝑓:𝑥→2𝑥−3, nilai dari 𝑓(𝑚+8) adalah ...
Jawab :
Rumus fungsi 𝑓 adalah 𝑓(𝑥)=2𝑥−3
𝑓(𝑚+8)=2(𝑚+8)−3
=2𝑚+16−3
=2𝑚+13
Jadi, nilai dari 𝑓(𝑚+8)=2𝑚+13

4. Suatu fungsi memiliki rumus 𝑓(𝑥)=3𝑥+9. Tentukanlah nilai 𝑎 jika 𝑓(𝑎)=15
Jawab : 𝑓(𝑥)=3𝑥+9
𝑓(𝑎)=3𝑎+9=15
3𝑎+9=15
3𝑎 =15−9
3𝑎 = 6
𝑎= 6/3 = 2
Jadi, nilai 𝑎 adalah 2

5. Suatu fungsi didefinisikan dengan rumus 𝑓(𝑥)=𝑎𝑥+𝑏. Jika 𝑓(2)=1 dan 𝑓(−1)=−5. Tentukanlah :
Nilai 𝑎 dan 𝑏
Rumus fungsi 𝑓(𝑥)
Nilai fungsi untuk 𝑥=5
Jawab :
a. Diketahui : 𝑓(𝑥)=𝑎𝑥+𝑏, 𝑓(2)=1, 𝑓(−1)=−5
Maka, diperoleh : 
𝑓(2)=𝑎.2+𝑏=1
2𝑎+𝑏=1 …. persamaan 1 
𝑓(−1)=−1𝑎+𝑏=−5  
−1𝑎+𝑏=−5 …. persamaan 2 
Lalu, kurangkan persamaan 1 dengan persamaan 2, seperti berikut : 
2𝑎+𝑏=1 −1𝑎+𝑏=−5  
3𝑎+0=6 
3𝑎=6 
3𝑎=2

Pilih salah satu persamaan, misal persamaan 1, lalu ganti nilai 𝑎 dengan 𝑎=2

2𝑎+𝑏=1 2.2+𝑏=1 4+𝑏=1 4+𝑏=1−4 4+𝑏=−3

Jadi, nilai 𝑎=2 dan 𝑏=−3

b. Rumus fungsi 𝑓(𝑥)=𝑎𝑥+𝑏, karena 𝑎=2 dan 𝑏=−3, maka rumus fungsi 𝑓 menjadi :
𝑓(𝑥)=𝑎𝑥+𝑏 
𝑓(𝑥)=2𝑎+(−3) 
𝑓(𝑥)=2x−3     ganti 𝑎 dengan 2 dan 𝑏 dengan −3 
 
c. Untuk 𝑥=5, diperoleh 𝑓(5)=2.5−3=10−3=7
Jadi, nilai fungsi untuk 𝑥=5 adalah 7

Latihan Soal 3

1. Untuk fungsi 𝑓: 𝑥 → 2𝑥 +5, tentukan : 
a. Rumus fungsi 𝑓 
b. Nilai fungsi untuk 𝑥 = 4 
c. Bayangan dari −7 

2. Sebuah fungsi dirumuskan dengan rumus 𝑓(𝑥) = 5𝑥 −11. Jika daerah asal fungsi 𝑓 tersebut adalah 𝐴 = {2, 3, 4, 5}, maka daerah hasil fungsi 𝑓 adalah ... 

3. Untuk fungsi 𝑓: 𝑥 → 7𝑥 −8, nilai dari 𝑓(𝑎 + 4) adalah ... 

4. Suatu fungsi memiliki rumus ℎ(𝑥) = −2𝑥 + 5. Tentukanlah nilai a jika f(a) = 17

5. Tentukanlah nilai 𝑎 jika 𝑓(𝑎) = 17 5. Fungsi 𝑓 ditentukan oleh 𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 + 𝑏. Jika 𝑓(−2) = −10 dan 𝑓(1) = 8. Tentukanlah : 
a. Nilai 𝑎 dan 𝑏 
b. Rumus fungsi 𝑓(𝑥) 
c. Nilai fungsi untuk 𝑥 = 4

Selamat mengerjakan

Comments